bidadari berjilbab biru


posted by ayu

No comments

tidak.
Saya tidak pernah berkenalan sebelumnya. Kami baru bertemu, atau lebih tepatnya saya mencegatnya di depan sebuah warung. Begitulah pertemuan pertama kami terjadi.
Tidak. Saya tidak mengenal dia sebelumnya. Namun kibar jilbab lebarnya menyulut asa,sebab konon kabarnya,akhwat berjilbab memiliki kebaikan hati.

Saya, seorang bingung yang hendak menuju suatu tempat dengan jarak tempuh lumayan. Diburu waktu dan dalam kondisi penuh kecemasan, meminta jilbab biru mengantarkan saya ke tujuan.
Dia, bidadari berjilbab biru mengangguk setuju. Menyimpan sayur yang baru saja dibelinya ke dalam ransel biru senada jilbabnya, dan kami pun memulai perjalanan.

Sepotong petang di atas motor yang melaju perlahan, berboncengan dua orang yang tadinya tak pernah saling kenal.
Sepotong petang berisikan penggal penggal cerita yang mengaduk hati kecil saya. Tentang ghirah dakwah di kampusnya, tentang kecintaan pada jilbabnya, tentang keinginan utk lebih sering mengunjungi bapak ibu, tentang harus berhutang di akhir bulan, tentang adiknya, tentang orangtua angkatnya, dan tentang keyakinannya bahwa Allah akan selalu menjaga hambaNya.

Tidak. Saya memang tidak mengenal dia sebelumnya. Tapi perkenalan singkat kami meninggalkan sepotong hati yang menangis dalam sunyi.Satu hal yang saya yakini, Allah mengirimkan bidadari berjilbab biru ini untuk menjewer telinga saya yang dipenuhi gemuruh dunia, juga mencubit nurani yang kerap mati suri sebab tak lagi ingat mati.

Mulailah dari perut...


posted by merah langit

No comments


Makan apa hari ini?

Makan dimana hari ini?

Syukurlah kalau pertanyaan2 itu yang berkelebat dalam benak kita

Karena artinya kita masih memiliki kecukupan kemampuan untuk mengusahakan antara kebutuhan perut dengan keinginan hati…

Alhamdulillah..

Read more »

Dunia Tersekat Benci


posted by merah langit

No comments

Saat caci menjadi sapaan sehari-hari,
Saat tatap sinis menjadi yang paling manis
Saat pendar bahagia berarti ada yang tengah terluka.
Saat banyak kerutan kening akan membuatmu makin merasa penting

Read more »

Dimanakah Saya Bisa Membeli Komitmen?


posted by Shabra Shatila on

No comments




Komitmen, adalah satu hal yang mutlak diperlukan dalam hal apapun. Komitmen terhadap organisasi, terhadap pasangan, terhadap keluarga, terhadap agama, juga komitmen terhadap diri kita sendiri tentunya. Karena tanpa komitmen, kita tidak akan mampu melewati rintangan-rintangan yang berserakan di jalan menuju cita-cita besar kita. Tanpa komitmen, maka kita hanya akan menjadi para penghayal dan bukan menjadi para pemimpi. Walaupun secara istilah keduanya tidaklah berbeda jauh, tapi dalam konteks aplikasi maka bagaikan bumi dengan langit. Penghayal dan pemimpi adalah orang yang sama-sama membangun cita-cita besar tentang suatu hal di masa yang akan datang. Namun bedanya, kebesaran cita-cita seorang penghayal hanya tergambar dalam batok kepalanya saja sedangkan seorang pemimpi cita-cita besarnya tak hanya ada di kepalanya namun juga melahirkan berbilang jumlah kerja dan kesungguhan amal untuk mencapainya.

Read more »

MENCINTAI SEWAJARNYA


posted by Shabra Shatila on ,

No comments


Allah telah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran-Nya, dan hal prinsip dalam ukuran ini adalah ketawazunan/keseimbangan. Maka coba tengok saja, adakah ciptaan Allah yang keluar dari keseimbangan ini? Mulai dari penciptaan galaksi dan alam semesta hingga sampai pada materi terkecil dari suatu benda yang dikenal dengan istilah atom. Semuanya sesuai dengan ukuran. Tidak lebih. Dan tidak kurang.

Read more »